“Denniiii…lama gak ketemu yaa!! Kok lo gendutan sih?” Inilah salah satu kalimat yang aku terima saat bertemu seorang teman kantor lama di sebuah angkot saat mau pulang. Capai dan lesu, reaksiku cuma senyum saja sambil mengiyakan.
Sepertinya sebagian besar perempuan punya masalah dengan rasa percaya diri mereka, terutama bila sudah bersinggungan dengan masalah berat badan. Di arisan, di kantor, di toilet, di angkot, bahkan sambil makan sekalipun, seringkali yang dibicarakan adalah masalah kurus-gemuk, naik turun berat badan. Aku heran, tidakkah mereka bisa merasa nyaman dan puas dengan kondisi badan mereka itu?
Anehnya, seringkali yang merasa kurang kurus adalah mereka yang sudah sekurus model. Ada juga yang ngomoooong melulu soal diet ini itu tapi nggak pernah olahraga. Kalau disarankan olahraga pasti bilang ”Aku push-up kok”. Halo? Push up berapa kali sehari dan kapan saja? Berapa kalori yang terbakar? Ujung-ujungnya malah kena tipes atau maagh akut gara-gara makan nggak bener atau diet asal. Kurus memang akhirnya, tapi karena sakit.
Gemuk kurus selalu jadi topik menarik setiap para wanita ngumpul. Sebagian besar pasti mengeluh kelebihan berat badan, jarang yang puas dengan beratnya saat itu, dan sedikit yang merasa terlalu kurus.
Sebenarnya apa yang mendasari mereka untuk sangat concern pada masalah itu? Kesehatan? Kecantikan? Kalau hanya itu sepertinya kaum kami perlu sering diingatkan. Langsing itu bagus asal sehat. Gemuk juga begitu. Kuncinya adalah pola hidup seimbang, begitu kata para ahli. Ngomong memang gampang, tapi prakteknya...
Kecantikan itu relatif, dan bukan berarti kurus itu cantik. Seperti baju, tidak semua model baju cocok dipakai setiap orang. Kurus juga tidak selamanya cantik untuk setiap orang. Agak kurusan bukan berarti kurus. Lihat sekitar kita, banyak wanita cantik yang berbadan cukup subur dan mereka tetap tampil menarik dan sehat berkat olah raga teratur. Banyak juga yang ekstra kurus dan bolak balik masuk rumah sakit karena masalah pencernaan, terlihat cekung dan layu serta tidak cukup bertenaga untuk olah raga. Pilih yang mana?
Jadi, sekali lagi jika hanya ingin sehat dan cantik, hidup seimbang. Cukup makan, minum, istirahat, dan olah raga. Cukup, tidak kurang tidak lebih. Selain itu, tolong deh buat para wanita, jaga mulut. Hormati setiap orang dengan tidak menyatakan kurus gemuknya mereka secara langsung. Tidak semua orang merasa nyaman dengan hal itu, terutama bila dibilang gemuk. Berkaca dulu sebelum bicara, tidak semua hal perlu keluar dari mulut. Apa terlalu sulit?
Minggu, 15 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar