Nah, satu lagi tulisan mengenai The Twilight Saga. Sudah banyak sekali tulisan yang mengulas tentang hal ini, bahkan fans fanatik serial ini sampai membuat website khusus disamping official websitenya. Serial ini ditulis oleh Stephenie Meyer dan sudah membuat banyak pembacanya 'termehek-mehek' dan kecanduan 'Edward Cullen'. Tadinya aku sedikit skeptis sebelum membaca serial ini. Serial teens? Yang bener aja... Tapi ternyata aku salah, dan jadi ketagihan juga membaca sampai selesai buku ke 4.Serial ini dimulai dengan buku pertama yang berjudul Twilight. Buku ini menceritakan Isabella (Bella) Swan, anak seorang kepala polisi di Fork Washington yang datang dari Phoenix Arizona untuk tinggal bersama ayahnya. Bella bertemu dengan Edward Cullen, seorang cowok super guanteng dan cool yang misterius dan berkesan agak 'berbahaya', dan tanpa disadarinya Bella jatuh cinta.
Edward Cullen adalah anak angkat dari dr. Carlisle Cullen, dokter muda keren yang bekerja di rumah sakit Forks. Keluarga Cullen yang terdiri dari Carlisle & istrinya Esme, Edward, Alice, Jasper, Emmet dan Rosalie merupakan keluarga yang misterius, super kaya, cantik dan keren. Wajah mereka satu sama lain memiliki kemiripan, pucat dan bermata keemasan yang kadang berubah gelap dengan kantung gelap dibawah mata. Mereka memang spesial.
Edward yang terpesona oleh 'aroma' Bella akhirnya mendekati Bella, meskipun mendapatkan pertentangan dari keluarganya, kecuali Alice. Alasannya, terlalu berbahaya bagi Bella untuk berdekatan dengan Edward. Jika Edward salah langkah, maka itu berarti membahayakan eksistensi keluarga Cullen di Forks. Mengapa? Karena mereka vampir. Tapi keluarga Cullen adalah vampir vegetarian yang hanya meminum darah binatang, terutama binatang liar, dan itulah yang membuat mata mereka berwarna keemasan dan bukan merah seperti vampir lainnya, dan mereka juga lebih mudah mengendalikan nafsu mereka dan dapat hidup membaur dengan manusia.
Para vampir memiliki kekuatan fisik dan kecepatan yang luar biasa. Disamping kekuatan itu, ada beberapa vampir yang punya kelebihan lain, misalnya Edward dan Alice. Edward bisa membaca pikiran orang lain dan Alice bisa melihat hal yang mungkin terjadi di masa depan. Hanya satu orang yang pikirannya tidak terbaca oleh Edward, dan itu adalah Bella.
Lambat laun hubungan mereka semakin kuat dan diterima oleh keluarga masing-masing. Sampai suatu ketika masalah datang. Tiga vampir karnivora yang sedang melintas daerah tersebut, Laurent, James, dan Victoria, mencium aroma Bella dan salah satu diantaranya - James, bertekad untuk mendapatkan Bella.
Pertarungan dan kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Sementara laurent berhasil diyakinkan untuk meninggalkan kelompoknya, James dan Victoria bekerjasama untuk menjebak dan mendapatkan Bella, dan berhasil. Tapi bukan saga namanya kalau di buku pertama tokoh utamanya mati. Bella berhasil diselamatkan oleh keluarga Cullen, dan cerita berlanjut ke buku kedua.
Di buku kedua, Edward yang selalu merasa Bella ada dalam bahaya bila berada disampingnya bertekad meninggalkan Bella untuk kebaikannya. Tapi ternyata ia salah. Setelah kepergian Edward, Bella seperti kehilangan semangat hidup, seperti ada sesuatu yang dipaksa diambil dari hidupnya dan meninggalkan lubang besar ditempatnya. Bella tidak berkomunikasi dengan siapapun dan bertingkah seperti mayat hidup.
Adalah Jacob yang membawa kembali keceriaan ke dalam kehidupan Bella. Jacob adalah anak Indian setempat yang punya keahlian montir dan mengajar Bella untuk naik motor. Dan, Jacob adalah seorang manusia serigala. Tanpa tedeng aling-aling Jacob menunjukkan perasaannya pada Bella, namun Bella masih belum sanggup pindah kelain hati. Terlebih lagi suatu ketika tiba-tiba Alice muncul.
Edward memutuskan untuk pergi ke Italia dan memprovokasi keluarga Volturi, keluarga vampir tertua di kota Volterra, agar membunuhnya. Edward putus asa setelah mengetahui dari 'pandangan' Alice bahwa Bella bunuh diri - padahal Bella hanya terjun dari tebing, pingsan, dan ditolong oleh Jacob. Kesalahan penglihatan Alice adalah ia tidak bisa melihat werewolf - Jacob. Edward yang putus asa menelepon ke rumah Bella dan mendapatkan info bahwa Charlie, ayah Bella, sedang di pemakaman - padahal bukan pemakaman Bella.
Bella dan Alice segera pergi ke Italia untuk berusaha menggagalkan rencana Edward bunuh diri. Tapi untuk melakukan itu mereka harus bertemu muka dengan keluarga Volturi, dan dengan aroma Bella yang memikat, itu sama saja dengan bunuh diri.
Bella berhasil menggagalkan Edward bunuh diri. Dan mereka dipaksa untuk bertemu keluarga Volturi, di sarang mereka. Setelah memberikan garansi bahwa Bella akan menjadi salah satu dari mereka melalui 'penglihatan' Alice, mereka membiarkan Edward, Bella, dan Alice pergi. Di akhir cerita, Edward kembali bersama Bella dan berjanji tidak akan meninggalkannya lagi walau apapun sebabnya.


